Jumat, 20 Maret 2020

Menabung Air di Tanah Berair

"Menabung air di tanah berair" tema sentral yang diambil dalam peringatan hari air sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2020. Peringatan hari air sedunia ini serasa sangat istimewa. Karena air menjadi kebutuhan pokok makhluk hidup. Baik manusia, hewan, tanaman dan makhluk lainnya.

60 liter tiap harinya manusia sangat bergantung pada air. Baik untuk minum, mengolah makanan, kebutuhan bersih diri maupun untuk tanaman dan ternak mereka. Air menjadi sangat bermakna apalagi di musim kemarau di wilayah Balongpanggang.

SMPN 9 Gresik yang secara geografis berada di Gresik selatan ini memiliki keunikan. Sebagaimana candaan masyarakat di sana. Yang mengatakan wilayah Balongpanggang itu wilayah unik. " kalau musim Kemarau ora iso cewok (tidak bisa bersih diri dari BAB). Kalau musim hujan ora iso ndodok( kalau musim penghujan tidak bisa duduk). Satu ungkapan dalam bentuk bahasa satire. Karena saat musim penghujan selalu banjir. Air sangat melimpah dan hampir membuat petani tidak bisa panen. Tapi saat musim kemarau tidak ada air sama sekali. Masuk wilayah dengan kekeringan yang cukup parah. 

Karena itu spenixg datang dengan program unik "menabung air di tanah berair" karena pada musim kemarau masyarakat selalu membutuhkan air. Mala perlu mengelolah air yang ada dimusim penghujan dengan bijak. Yang selama i i saat musim penghujan air di wilayah Balongpanggang sangat banyak dna melimpah dan jarang mendapatkan tempat yang baik. Karena hampir 70% wilayah Balongpang menjadi area persawahan. Dan jarang sekali ada tanaman besar yang bisa menyerap air.


Karena itu spenixg mengadakan program diantaranya menabung air. Program ini menjadi program yang solutif atas masalah kekeringan dan kebanjiran. Dimana air menjadi sumber masalah utama dan keberkahan utama. Maka mengelola air dengan menanam pohon sebanyak banyaknya sangat di perlukan diwilayah balongpanggang.

Sebab tanaman mampu menyerap air sebanyak banyaknya dan ditabung dalam tanah. Sehingga saat musim penghujan. Debit air yang banyak akan bisa di serap akar dari tanaman secara baik. sehingga lambat laun wilayah Balongpanggang bisa terhindar dari banjir.

Begtu juga saat musim kemarau. Tabungan air yang di serap dalam tanah bisa dimanfaatkan masyarakat melalui sumber sumber air baru. Dan sangat dimungkinkan wilayah Balongpanggang saat musim kemarau tidak lagi kekurangan air. Karena junlah air dalam tanah sangat melimpah dan bisa dimanfaatkan melalui air dalam tanah.

Selain melalui program menabung air. Siswa siswa spenixg  juga terus melakukan risert dan inovasi guna memanfaatkan air kolam menjadi bersih dengan sistem A2S (angkut, alir dan siram), satu bentuk penelitian pengolahan air limbah wudlu yang di angkat dan dialirkan melalui pipa pipa pembersih lalu bisa di siramkan ke tanaman dan di kembalikan ke kolam ikan. Ini dilakukan guna menghemat air yang ada di sekolah.

Penelitian lain melakukan risert tentang teknologi hidroponik posija. Yang memanfaatkan air sebagai sumber tanaman yang sehat dan cepat panen. Dengan program menabung air maka air lebih terjaga dan tersedia dari alam secara alami.

Dan berbagai teknologi ramah lingkungan ini beberapa tahun ini memenanglan lomba penulisan Karya Tulis ilmiah yang diadakan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Serta di Pamerkan dalam acara Festifal sains Gresik.


Berdamai Dengan Alam


21 Maret 2020, tepat peringatan Hari Hutan Sedunia. Spenixg sebagai sekolah yang berwawasan lingkungan terus mewabahkan virus positif tentang peduli lingkungan.

Berbagai program yang dilaksanakan sekolah selalu berwawasan lingkungan. Salah satunya setiap ada kegiatan baik yang dilaksanakan di sekolah maupun di luar sekolah selalu ada program menanam pohon.



Diantaranya saat kedatangan kejaksaan, dinas pendidikan, kepolisian, TNI  ke sekolah selalu diikuti program " deal tanam dan sepakat tanam".

Begitu juga saat kegiatan siswa dimanapun berada selalu di ikuti program sepakat tanam. Satu bentuk kegiatan yang bertujuan berdamai dengan alam. Mengingat saat ini jumlah hutan semakin mengecil. Di sisi lain polutan dan efek rumah kaca semakin membesar karena ulah buruk manusia.

Dampaknya alam semakin tidak berdamai dengan manusia. Adanya banjir bandang, tanah longsor dan berbagai bencana alam lainnya tentu salah satunya berasal dari ketidak pedulian manusia terhadap alam. Karena itu program berdamai dengan alam dengan berbagai kesepakatan dengan masyarakat akan berdampak pada pelestarian alam.




Diharapkan dengan program " sepakat tanam dan deal tanam" mampu mengembalikan kepedulian masyarakat akan pentingnya kehadiran hutan sebagai penyeimbang alam semesta. Bukankah manusia diutus sebagai Kholifah di Bumi ( pemimpin di Bumi). Tentu ini memiliki pesan sangat dalam jika alam semesta secara utuh baik manusia, hewan, tanaman dan makhluk lainnya harus di pelihata manusia secara seimbang. Sehingga alam akan berbaik dengan manusia juga.

"Salam damai untuk alamku"


Jumat, 13 Maret 2020

1001 Warna Wajah Literasi spenixg


Salam literasi!
Sejak tahun 2016 spenixg yang saat itu masih bernama spensaba (SMPN 1 Balongpanggang) mulai mengagas sekolah model literasi. sesuai dengan potensi daerah yang bisa dikembangkan d wilayah Balongpanggang.

Semenjak saat itu berbagai program literasi terus di kebut dengan semangat juang tinggi. Antar wali murid, guru, siswa, komite sekolah dan masyarakat sekitar memberikan dukungan terhadap program literasi.

diantaranya program baca buku 15 menit sebelum jam pelajaran, mengadakan buku di sudut baca, program menulis buku bersama sastrawan, mengembangkan kepenulisan melalui jurnalistik dan karya ilmiah.

Dan salah satu unggulannya adalah menerbitkan buku karya siswa. Buku buku ini telah diakui secara nasional. Dengan ISBN sehingga karya siswa siswa ini bisa dinikmati di perpustakaan nasional maupun perpustakaan daerah Jawa Timur dna Gresik.

Dan pada hari ini seluru siswa spenixg telah mendapatkan buku karya mereka berupa antologi pentigraf. Karya karya mereka bukan hanya bisa di nikmatin siswa siswa spenixg saja. Tapi juga bisa di nikmati seluruh siswa se Indonesia.  Salah satunya melalui buku GCSN.

Semoga kedepan karya siswa spenixg semakin jaya dan bisa di nikmatin semua kalangan. sehingga memotivasi mereka untuk semakin hebat dalam berkarya.



Senin, 09 Maret 2020

SPENIXG BERMUSIK SERU

Spenixg pernah mengikrarkan sebagai sekolah cipta. Dimana berbagai karya cipta terus di telurkan siswa siswa spenixg. Diantaranya cipta musik. Dengan kemampuan yang mumpuni siswa siswa spenixg terus berkreasi menciptakan karya musik yang fenomenal.

Dan hari ini 9 Maret menjadi hari musik Indonesia  kembali kita teringat beberapa karya siswa spenixg yang memenangkan lomba cipta musik anti narkoba. Berbagai karya musik yang unik dan kreatif banyak di telorkan oleh Nando Oktavian bersama Elok Soraya.

Dan hingga kini karya karya mereka terus di lanjutkan oleh siswa spenixg dengan berbagai warna musil yang berbeda. Spenixg sebagai sekolah cipta  akan terus memberikan pendampingan secara baik terhadap karya karya siswa. Agar karya karyanya semakin baik dan fenomenal dengan nilai guna tinggi


Minggu, 08 Maret 2020

BUDAYA GRESIK "BERBUDAYA"


Gresik - 9 Maret 2020 dalam kegiatan upacara bendera, kegiatan yang menanamkan  karakter nasionalis ini terasa berbeda. Dengan kehadiran bapak dan ibu guru dengan busana Khas Gresik (kurosi) dan busana muslim khas wali songo. Karena gresik memiliki 2 wali yan
g sangat mashur Maulana Malik ibrahim dan sunan Giri.

Penggunaan busana khas Gresik ini berkaitan dengan peringatan Pemkab Gresik yang ke 46 dan hari jadi Gresik ke 533. Kegiatan upacara ini di ikuti seluruh siswa dan guru spenixg penuh dengan khitmat. Dengan pesan pesan nasionalis dan cinta budaya.

Penanaman kebudayaan daerah sangat diperlukan untuk membentuk identitas budaya lokal sebagai penguat budaya nasional. Dengan semakin kuatnya budaya lokal akan semakin kuat kebudayan nasional. Yang akhirnya akan memperkuat nilai nilai kebangsaan dari identitas busana daerah.


Jumat, 06 Maret 2020

PANTUN LINGKUNGAN HIDUP, PEMBELAJARAN BARU DI SMPN 9 GRESIK

Gresik-7 Maret 2020 Siswa SMPN 9 Gresik kembali membuat inivasi untuk mempercantik taman sekolah. Dimana beberapa siswa membuat pantun bertemakan lingkungan yang diukir di kayu.

Berbagai pantun lingkungan ini kemudian ditulis dalam bentuk aksara jawa. Dengan berbagai warna dan gaya sesuai kreatifitas siswa. Bentuk dan warna aksara jawa juga tidak di batasi agar mereka mampu bereksperimen sesuai dengan gaya mereka.

Pengunaan aksara jawa tentu untuk membumikan huruf jawa agar semakin di cintai siswa. Sehingga aksara jawa sebagai kebudataan daerah di Gresik tidak punah kedepannya.

Pembumian aksara jawa ini sejalan dengan kebijakannpemerintah agar selalu menjaga kebudayaan daerah sebagai bagian dari kebudayaan nasional.

Dengan memiliki karakter budaya lokal maka kebudayaan nasional akan semakin besar. Pantun juga merupakan jenis puisi lama Indonesia yang hingga kini masih lestari di gunakan di tingkat nasional. Berbagai daeeah masih mengunakan pantun untuk melestarikan kebudayaan daerah diantara untuk pernikahan dan ritual.

Adapun di jawa timur pantun bisa disejajarkan dengan parikan. Berpantun khas jawa timuran yang masih sering di gunakan dalam pagelaran ludruk. Dan bagi masyarakat pedesaan di wilayah Gresik banyak warga yang usiannya sudah senja sering melafalkan parikan ketika mereka kumpul di pematang sawah atau pertemuan warga.

Beberapa karya siswa yang sudah dipublikasikan siswa di taman sekolah diantaranya bisa kita lihat dibawah ini:

Harapannya kedepan seluruh siswa spenixg terbiasa dengan membaca dan mengubakan aksara jawa. Sehingga generasi mendatang tidak gagap terhadap aksara jawa.

Kamis, 05 Maret 2020

Kolam Ikan 1000 Warna


SMPN 9 Gresik terus berbenah untuk merindangkan lingkungan, demi terciptanya suasana sekolah sehat dan ramah bagi anak. Salah satu destinasi wisata yang cukup seru bagi siswa spenixg untuk sekedar duduk menghilangkan penat setelah seharian belajar adalah kawasan Gazebo.

Gazebo yang menjadi saung ilmu bagi siswa.selain menjadi tempat membaca berbagai buku juga bisa menjadi tempat diskusi yang nyaman bagi siswa.

Dengan suasana sejuk dari gubuk ilmunya, berbagai tanaman pohon dan bunga yabg menyejukkan suasana. Kini kolam ikannya semakin banyak ikan dari berbagai jenis.

Semua ikan yang ada di kolam ini hasil dari sumbangan siswa, guru dan warga sekolah lainnya. Berbagai jenis ikan kini memenuhi area gazebo.

Dengan berbagai jenis dan warnanya kini kolam ikan gazebo menjadi destinasi kolam ikan 1000 warna. Setiap saat siswa selalu memanfaatkan waktu istirahat dan sepulang sekolah untuk sekedar melihat dan merenung di kawasan ini. Sebagian lain ada siswa yabg membawa pakan ikan dan menabur di kolam ini.

  GERAKAN 4 M WUJUDKAN INSPIRASI DUNIA EKSPOR GENERASI MUDA INDONESIA Oleh : Yusuf Aliputro, S.Pd. “Dunia tak selebar daun kelor” sebuah...